Pejuang Konservasi, Sutari, Raih Penghargaan Wana Lestari 2024

Jakarta, 16 Agustus 2024 – Sutari, yang merupakan mitra binaan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Malang, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam ajang Lomba Wana Lestari 2024 untuk kategori Kader Konservasi Alam. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya tak kenal lelah dalam melestarikan dan melindungi populasi penyu yang terancam ekosistemnya di wilayah pesisir Jawa Timur.

Sutari memperoleh penghargaan ini berkat inovasi mereka yang berhasil meningkatkan persentase penetasan tukik melalui metode inovatif yang dikenal dengan nama “pyramid”. Metode ini secara signifikan meningkatkan tingkat keberhasilan penetasan telur penyu, yang sebelumnya banyak terancam oleh predator alami dan kondisi lingkungan yang tidak mendukung.

Penghargaan Wana Lestari adalah salah satu ajang penghargaan prestisius di bidang lingkungan hidup di Indonesia, yang diberikan kepada individu, kelompok, dan organisasi yang berkontribusi luar biasa dalam upaya pelestarian alam. Sutari berhasil menonjol di antara peserta lainnya melalui program-program inovatif dan edukatif yang berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konservasi penyu dan ekosistemnya.

Sebagai ketua Yayasan Konservasi Penyu Jawa Timur, Sutari, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan yayasan selama ini. “Penghargaan ini adalah bukti nyata dari kerja keras tim kami dan dukungan masyarakat dalam menjaga kelestarian penyu. Kami akan terus berkomitmen untuk melindungi spesies yang terancam punah ini dan memastikan generasi mendatang dapat menikmati keindahan alam yang sama,” ujarnya.

Fuel Terminal Manager PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Malang, Tony Kurniawan, juga memberikan apresiasi atas prestasi yang dicapai oleh Sutari dan tim. “Kami sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan oleh Bapak Sutari. Penghargaan ini adalah pengakuan yang layak atas dedikasi mereka dalam melindungi lingkungan dan spesies yang terancam punah. Sebagai mitra binaan dalam program CSR kami, kami berharap ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam,” kata Tony.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pertamina bersama Yayasan Konservasi Penyu Jawa Timur telah menjalankan berbagai program, mulai dari upaya penyelamatan-rehabilitasi-pelepasliaran, kampanye edukasi melalui sekolah alam, baik kepada masyarakat lokal maupun masyarakat umum mengenai pentingnya konservasi penyu. Selain itu, yayasan ini juga aktif bekerja sama aktif dengan Balai Besar Konservasi Alam dan Sumber Daya Alam Jawa Timur, Perhutani KPH Malang, Pemerintah Kabupaten Malang dan instansi lainnya dalam upaya mendukung kegiatan konservasi di lapangan.

Penghargaan Wana Lestari 2024 ini tidak hanya menjadi pencapaian bagi Sutari dan tim, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus bekerja keras dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pertamina berharap penghargaan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berperan aktif dalam konservasi alam, khususnya perlindungan terhadap penyu dan ekosistemnya.

Share the Post: